Title: Confuse
Author: AbracaForte
Genre: Romance, mungkin fluffy –w—
Rated: T
Status: One-shoot—drabble
Summary: Yesung datang berkunjung ke rumah Kyuhyun dan mengatakan
sesuatu yang membuat namja itu tercengang setengah mati.
Warning: YAOI, BL! No flame ya... no flame please... ._.
Main Cast: Yesung, Kyuhyun
Disclaimer: I own nothing except this fic :’)
ENJOY! :)
.
.
.
“Annyeong Kyu~!” seru
Yesung dengan sangat ceria sesuai dengan nada bicaranya.
Sore
itu di rumah Kyuhyun sangatlah sepi. Yang ada di sana hanya Kyuhyun dan
Yesung—sang tetangga yang juga seorang kakak kelas di SMA yang sama dengan
Kyuhyun. Rumah Kyuhyun sendiri sepi sebab kedua orang tua Kyuhyun pergi ke luar
negeri untuk urusan pekerjaan. Bagi Kyuhyun, Yesung adalah seseorang yang freak—usil, jahil, juga terbilang banyak
bicara. Sangat berbeda dengan dirinya yang cool—pendiam
dan dingin.
Kyuhyun
melirik sejenak dari bukunya ke arah Yesung. “Annyeong, hyung,” jawabnya singkat lalu mengalihkan perhatiannya
kembali ke bukunya.
Yesung
berjalan dari pintu kamar Kyuhyun dan duduk di tepian kasur, lebih tepatnya di
sebelah Kyuhyun yang tengah membaca sebuah novel tebal yang sudah terlihat
usang. “Novel lain yang kau temukan di gudang?” tanya Yesung.
Seperti
yang bisa dilihat. Selain bermain game,
Kyuhyun juga gemar membaca novel. Uniknya, novel yang ia baca bukanlah novel
baru yang selalu menjadi best seller di toko-toko buku, namun novel-novel lama
milik eomma-nya. Menurutnya, novel
lama justru lebih orisinil dan mengasyikan daripada novel baru.
“Uh-hum,”
jawab Kyuhyun sambil mengangguk pelan dan kembali terlarut dalam bacaan.
“Hei,
Kyu.”
“Ne, hyung?” Kali ini Kyuhyun menatap
Yesung.
“Kenapa
di saat ada aku, kau malah berkutat pada novel tua itu?”
Kyuhyun
sedikit tidak mengerti dengan apa yang dikatakan Yesung barusan. “Maksud hyung?”
Yesung
mendekatkan wajahnya pada Kyuhyun. “Kamu selalu tidak memperhatikanku. Di
sekolah kamu selalu saja bermain dengan teman-temanmu, di rumah kau membaca
novel. Kapan kau meluangkan waktumu untukkuuu? Padahal aku yang jauh lebih lama
mengenalmu. Aaaah! Kau sungguh tak adil, Kyu!” Yesung kini mencengkeram lengan
baju Kyuhyun dan bersandar di bahunya. “Aku... aku cemburu, Kyu!”
“Ma-Maksud
hyung apa sih?” seru Kyuhyun sampai
tanpa sadar mendorong namja itu menjauh dan membuatnya ambruk ke kasur
berseprai biru miliknya. Sekilas, Kyuhyun bisa melihat wajah Yesung yang lemas
dan sangat merah. Ia segera mengecek suhu tubuh Yesung dan menyadari satu hal:
Yesung sedang sakit! “Hyung, kau
panas! Sebaiknya aku antar kau ke rumahmu dan istirahatlah di sana!”
“Hnnngh...
saranghaeyo Kyu...” gumam Yesung.
Kyuhyun
terdiam sebentar, lalu tersenyum. “Dasar hyung
yang merepotkan...”
xXx
“Unh...
di mana aku?” tanya Yesung pada dirinya sendiri ketika terbangun dari tidurnya.
Kepalanya masih terasa sedikit pusing. Ia melihat ke sekelilingnya, sebuah
kamar dengan gorden berwarna biru, dinding putih, dan sebuah kasur berseprai
biru. Ini... ini bukan kamar Yesung, tapi kamar Kyuhyun! Oh great... apa saja yang ia lakukan selama tidur? Entah, Yesung
tidak mengingatnya sama sekali.
KRIEEET...
Tiba-tiba
saja pintu terbuka, Yesung sudah deg-degan setengah mati. Dan ketika sang
pemilik kamar masuk, badan Yesung semakin menegang.
“Ah...
hyung sudah bangun?” tanya Kyuhyun
dengan seulas senyum yang terukir di bibirnya.
“Kyu,
kenapa aku ada di sini?” tanya Yesung panik.
Sepertinya sakitnya sudah sembuh...
pikir Kyuhyun seraya berjalan dan duduk di pinggiran kasur. “Hyung benar-benar tidak ingat apapun
tentang apa yang hyung lakukan
barusan?”
Yesung
terlihat semakin panik. Ia hanya bisa menggeleng.
“Kalau
begitu biar aku yang mengingatkan hyung,”
Kyuhyun lalu mengecup bibir Yesung. “Saranghaeyo,
hyung.”
Namja
bermarga Cho itupun lalu meninggalkan Yesung yang wajahnya tampak memerah dan
pergi keluar dari kamarnya dengan sebuah senyum yang terukir di bibirnya.
.
~fin~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar